Belum Ada Ekspor, Pengiriman Jagung Gorontalo Masih Antar Pulau

Muljadi D Mario, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo

GORONTAlO-EKSIS – Jagung merupakan komoditi unggulan di Provinsi Gorontalo, dalam kurun waktu hampir 10 tahun perkembangan komoditi jagung di Gorontalo mengalami peningkatan yang sangat signifikan.

Dari berbagai komoditas pertanian yang terus dikembangkan, komoditi jagung merupakan salah satu komoditas unggulan di Provinsi Gorontalo yang berkontribusi besar terhadap peningkatan kesejahteraan petani dan industri peternakan.

Muljadi D Mario, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo saat di wawancarai tim ek-sis.id mengatakan, September 2021 kemarin adalah puncak panen raya jagung di Provinsi Gorontalo. Daerah sentra produksi jagung ini optimis dapat memasok kebutuhan jagung nasional untuk beberapa wilayah di Indonesia.

Sebagai gambaran total produksi jagung pada September ini mencapai 226.064 ton dan ketersediaan jagung tiga bulan kedepan dari bulan Oktober sampai dengan Desember nanti tersedia jagung sebesar 641.339 ton.

Muljadi D Mario, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Gorontalo saat turun lapangan meninjau tanaman jagung milik petani dan mendampingi Gubernur Gorontalo Rusli Habibie.

Adapun dalam kurun waktu April sampai September 2021 ini, telah dilakukan pengiriman jagung antar pulau untuk memenuhi kebutuhan jagung nasional sebanyak 198 kali dengan total volume 1.002.366 ton.

“Sebagian besar produksi jagung milik petani di Gorontalo ini di kirim ke sejumlah wilayah di Indonesia melalui pedagang besar yang biasa menampung hasil jagung dari masyarakat. Untuk tahun ini, hasil produksi jagung belum di ekspor ke luar negeri, mengingat harga jagung di dalam negeri masih cukup tinggi. Untuk harga di Gorontalo itu pengambilan Rp4.950 per kg,” ujarnya, Senin (1/11).

Ia juga menuturkan, nilai jual jagung Gorontalo terus membaik dari tahun ke tahun. Ini yang membuat semua petani memilih komoditas jagung sebagai tanaman andalan. Ia pun berharap meskipun produksi jagung terus mengalami peningkatan, salah 

satu pokok penting dalam pengembangan komoditas jagung di Provinsi Gorontalo yang harus terpenuhi yaitu peningkatan taraf ekonomi petani jagung terpenuhi.(opi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.