PPN Naik 11 Persen, Harga Kuota Internet hingga Token Listrik Naik

Ilustrasi

GORONTALO-EKSIS – Pemerintah melalui Kementrian Keuangan mulia memberlakukan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) naik menjadi 11 persen mulai 1 April kemarin. Salah satu dampak kenaikan PPN yang langsung terasa yakni harga pulsa telepon dan paket internet.

Dari kenaikan PPN itu, sejumlah penyedia jasa internet sudah melakukan penyesuaian harga dengan kenaikan tarif PPN.

Alia, salah satu pemilik konter yang ada di Kota Gorontalo mengaku,semenjak seminggu terakhir harga paket data sudah mengalami kenaikan Sebelumnya harga paket data 10 GB yang biasa dijual Rp 30 ribu naik menjadi Rp 33 ribu. Dikatakan Alia, kenaikan tersebut mengikuti harga dari Agen.

“Sebelumnya harga untuk paket data 10 GB di kisaran Rp 30 ribu, saat ini naik Rp 33 ribu,” kata Alia kepada Ek-sis.id, Ahad (10/4/2022).

Kenaikan serupa juga terjadi pada besaran kuota yang lainnya. Harga paket internet 6 GB yang bisa dijual Rp 20 ribu naik menjadi Rp 22 ribu. Sedangkan paket internet 5 GB yang biasa dijual Rp 10 ribu menjadi Rp 12 ribu.

Selain itu ditambahkan Alia, harga dasar token listrik juga mengalami kenaikan. Rata-rata kenaikannya berkisar Rp 2 ribu.

“Harga token listrik PLN senilai Rp 20.000 yang biasanya Rp 20.050, naik menjadi Rp 20.350. Harga token listrik Rp 50.000 semula Rp 50.050 menjadi Rp 50.350,” bebernya.

Meski demikian Alia mengkhawatirkan imbasnya harga pulsa dan kuota internet ikut naik usaha konter pulsa miliknya bakalan kian sepi. Sebab ia khawatir pelanggannya akan pindah ke konter lain yang lebih tidak menaikkan harga.(opi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *