Produk Halal UMKM Diharapkan Rahmat Gobel Bisa Mengisi Pasar Dunia

Wakil Ketua DPR-RI Rahmat Gobel saat memberikan sambutan pada kegiatan kegiatan Road to Fesyar untuk wilayah Provinsi Gorontalo, Sabtu (26/3/2022). (Eksis)

GORONTALO-EKSIS – Dalam rangka mendorong akselerasi pengembangan ekonomi dan keuangan syariah nasional serta mendukung program penyelenggaraan Festival Ekonomi Syariah Kawasan Timur Indonesia sebagai tuan rumah tahun 2022 yakni kantor perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sulawesi Selatan, kantor perwakilan (BI) Provinsi Gorontalo menyelenggarakan kegiatan Road to Fesyar untuk wilayah Provinsi Gorontalo.

Kegiatan Road Fesyar kali ini diberi nama Festival Produk Halal Milenial Gorontalo 2022, dengan rangkaian kegiatan meliputi showcase produk UMKM, talkshow, fashion show, booth layanan umkm, sosialisasi dan edukasi, lomba wirausaha muda syariah, lomba nasyid dan lomba tarian kreasi, yang diselenggarakan di Lapangan IPPOT Tapa, Sabtu (26/3/2022). Kegiatan itu turut dihadiri Wakil Ketua DPR-RI Rahmat Gobel.

Sebagaimana informasi dirangkum tim ek-sis.id, kegiatan ini juga bertujuan melakukan kampanye serta mengajak masyarakat membeli dan menggunakan produk halal dan lokal buatan UMKM serta mengakselerasi transformasi digital UMKM dan peningkatan permintaaan produk UMKM buatan indonesia, khususnya Provinsi Gorontalo dengan bentuk showcase produk UMKM.

Dalam kesempatannya, Rahmat Gobel mengatakan, program yang dimiliki oleh BI untuk mendorong ekonomi syariah di harapkan bisa mengakat masyarakat dalam pertumbuhan ekonomi UMKM lebih khusus untuk kaum milenial dari segi kemampuan yang di milikinya untuk mereka bisa membangun pola pikir mengisi pasar Indonesia dan pasar dunia lebih khususnya untuk produk Halal.

“Melihat potensi pasar dunia akan produk halal UMKM ini sagat luar biasa besar. Indonesia juga memiliki potensi yang besar karena jumlah penduduk Indonesia mayoritas muslim, apalagi berbicara produk pasar dunia sampai dengan 7 triliun USD, ini merupakan peluang pasar yang harus kita isi,” ungkapnya.

“Presiden Jokowi sudah pernah mengatakan sejak awal pemerintahannya pembangunan ekonomi tidak harus dari tengah tapi juga harus di mulai melalui dari Desa,sehingganya ada program Kementrian Desa yang memberikan anggaran untuk mendorong ekonomi Desa, olehnya dari desa bagimana menjadikan produk lokal bisa di pasarkan hingga international,” sambung Rahmat.

Ditambahakannya, program ini tidak bisa dilakukan satu lembaga melainkan dilakukan bersama pemerintah provinsi, kabupaten dan kota, harus berintegritas. Olehnya, melalui pameran UMKM yang ikuti dari perwakilan Kabupaten/Kota se Provinsi Gorontalo di nilai cukup bagus, sehingga ia meminta, BI banyak mempromosikan produk-produk UMKM Gorontalo hingga ke luar negeri.(opi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.