Spektakuler, RGSSC Komunitas Sound System Terkencang di Gorontalo

Rajawali Gorontalo Sound System Comunity (RGSSC)

GORONTALO-EKSIS – Rajawali Gorontalo Sound System Comunity (RGSSC) masih terus mendominasi  event battle sound yang di selenggarakan di berbagai wilayah Gorontalo dan Sulawesi Utara.

Setelah sebelumnya sukses beberapa kali menjuarai Battle Sound, RGSSC yang dibesut Suleman Harun tersebut, kembali menyabet gelar juara Battle Sound yang di selenggarakan oleh Gorontalo Audio Sound Comunity (GASC) bertempat di Bumi Perkemahan Bongohulawa, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo 19-20 Februari 2022.

Dalam ajang balap sound ini sedikitnya diikuti 50 peserta masing-masing dari Gorontalo dan Sulawesi Utara. Sementara, RGSSC sendiri mengikutsertakan 5 sound ,bahkan dari 5 sound yang diikutsertakan, 4 sound mampu melaju ke babak final, diantaranya Dirga Audio Sound, All Audio Sound, N4 Audio Sound, Priya Sound dan yang keluar sebagai juara 3 yakni Dirga Audio Sound.

Meskipun dari babak putaran pertama hingga putaran kedua sound- sound dari RGSSC selalu tampil dengan perolehan nilai DBA dan DBC tertinggi, namun di babak final, mereka harus puas dengan hasil perolehan peringkat ketiga dengan nilai SPL DBA 129,4 dan DBC 130.5 sementara untuk peringkat 1 dan 2 masing-masing diperoleh MSPC dari Sulawesi Utara.

Prestasi yang diraih ini, menjadikan RGSSC sebagai komunitas sound paling (span,red) di Bumi Serambi Madinah. Bahkan, RGSSC sendiri sangat bersyukur dengan hasil yang mereka peroleh hingga saat ini.

“Prestasi ini patut kami sukuri, ini merupakan hasil kerja keras kita dua tahun terakhir sejak komunitas ini terbentuk. Alhamdulillah semua akhirnya terjawab sudah,” ungkap Ketua RGSSC Suleman Harun.

Pria yang biasa disapa Eman ini mengatakan, sebenarnya sound system yang di pakai Team RGSSC dalam kompetisi ini menggunakan perangkat atau komponen yang sama seperti digunakan peserta lainnya. Hanya saja, kelebihan yang di tonjolkan ada pada konstruksi dan model box speaker yang di rancangannya secara costume di bengkel sound miliknya.

“Kami mengunakan mixer, power, DLMS serta perangkat pendukung lainya sama juga seperti yang di pakai para peserta lain pada umumnya, bahkan ada beberapa peserta lainya memakai komponen yang spesifikasinya lebih tinggi. Namun lepas dari semua itu, joki saat lomba juga menentukan,” tegas Eman.

Eman juga menambahkan, saat ini RGSSC beserta para anggotanya tetap low profile dan terus membuka diri bagi yang ingin bergabung di komunitas yang di ketuainya, serta saling berbagi ilmu guna memajukan sound system yang ada di gorontalo lebih khususnya dalam ajang balap sound. (opi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.